Pada hari Sabtu, 29 Agustus 2009, DPP Majelis Tridharma Indonesia mengadakan seminar. Seminar ini dihadiri oleh perwakilan DPW dari 12 daerah, yaitu : Jakarta, Jambi, Palembang, Bali, Surabaya, Semarang, Wonosobo, Magelang, Balikpapan, Mojokerto, Lampung, Bandung.
Seminar ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja DPP Majelis Tridharma Indonesia pada tanggal 16 Mei 2009, yang antara lain membicarakan maalah kebutuhan para umat di daerah-daerah, terjadinya kontra produktif dari kunjungan pembicara senior ke daerah serta laporan-laporan dari umat tentang masalah pembicara.
Seminar ini sendiri dipresentasikan oleh Bapak Pimpin Lika sebagi Ketua Umum Majelis Tridharma Indonesia.
Hal yang dibicarakan dalam seminar itu adalah :
- Menyiapkan dan mengatur materi dan pembinaan umat.
- Menyeragamkan tata upacara di seluruh Taokwan
- Menyiapkan dan memantau pergantian kepengurusan DPW yang akan habis masa jabatannya
- Mensosialisasikan hasil kerja Raker ke seluruh DPW dan memantau pelaksanaannya.
Selain itu juga untuk masalah pembinaan umat, hal yang dapat dikerjakan antara lain adalah :
- Pengarahan dan pembinaan umat daerah harus diatur dengan baik
- Para pembicara harus dibina dan diberi penataran secara berkala
- Pembicara yang kurang bermutu sebaiknya tidak dikirim ke daerah-daerah
- Para pembicara harus meningkatkan kualitas dirinya
Mengenai para pembicara, juga diberikan tips-tips sebagai modal untuk mereka, antara lain, yaitu :
- Jaga penampilan dan bahasa pembicara
- Selalu utamakan untuk memberikan suasana persatuan, kekompakan, keharmonisan di daerah
- Persiapkan materi dengan baik, sesuai dengan kurikulum materi yang sudah digariskan
- Usahakan untuk lebih mengenali kondisi daerah yang akan dikunjungi
- Jangan menyinggung individu seseorang, agama lain, dan kelompok tertentu
- Bahan harus mempunyai dasar yang benar
- Jangan ‘menggurui’
- Jangan memaksakan diri untuk menjawab apabila memang tidak tahu, lebih baik meminta waktu lain kali untuk menjawabnya
- Perbaiki dan selalu jaga sikap, tingkah laku dalam kehidupan pribadi pembicara, agar “kehidupan pembicara” sesuai dengan yang dibicarakan
Dengan seminar ini, diharapkan juga nantinya kualitas umat pun semakin meningkat.